5 Model Kanopi Minimalis dan Tips untuk Desain Rumah Modern

Terakhir Diperbarui: 24 May 2024
Penulis:
Dilihat:
Daftar Isi

Kanopi adalah material bangunan tambahan untuk rumah dengan berbagai jenis model dan bentuk. Hampir setiap pasangan muda millenial memilih desain rumah minimalis. Mobilitas kaum millenial ditunjang dengan kendaraan pribadi baik mobil maupun sepeda motor. Tentunya hal ini, membutuhkan ruangan ekstra di rumah dengan membuat carport atau garasi menggunakannya.

Kanopi biasanya memiliki bobot yang ringan namun kuat dan tahan lama. Beberapa kelebihan menggunakan material bangunan yang ringan salah satunya adalah memudahkan pemasangan. Lantas, apa saja ya manfaatnya? Model-modelnya untuk hunian? Dan bagaimana  cara merawatnya supaya seperti terlihat seperti baru? Yuk, simak terus ya!

Apa Itu Kanopi

Menurut KBBI, kanopi adalah tirai atau langit-langit dari terpal, kain, logam, dan sebagainya. Material bangunan ini wajib diaplikasikan ketika Anda ingin mendapatkan ruang tambahan untuk penyimpanan kendaraan Anda.

Apa itu kanopi? Kanopi adalah sejenis atap yang dibuat terpisah dari atap rumah utama, terletak di luar bangunan utama itu sendiri. Di pasaram material bangunan ini sesuai dengan dimensi tertentu dengan bahan material bangunan berbeda dari atap utama. 

Jenis Bahan Kanopi

Pada rumah minimalis sebagian besar menggunakan baja ringan, uPVC dan galvalum karena memiliki karakteristik dan kelebihan cukup baik daripada material bangunan lainnya. Berikut adalah bahan yang cocok untuk desain rumah minimalis, antara lain:

1. uPVC (Unplasticied Ply Vinyl Chloride)

Bahan terbuat dari vinil klorida lumayan kuat, kokoh, dan tahan lama. Material ini dapat diaplikasikan pada kanopi Anda. Selain itu uPVC mampu untuk meredam suara dan tahap api. Tidak seperti material kayu yang dapat lapuk dan terkena jamur, material ini tahap lapuk dan karat.

Namun, pemasangan dan penggunaan uPVC harus hati-hati karena bahannya kaku namun mudah patah dan warna cepat pudar. Pemudaran warna bisa terjadi karena beberapa hal salah satunya adalah terkena sinar matahari terus menerus. 

Ada sebuah mobil yang berteduh dibawah kanopi
Salah satu contoh penggunaan kanopi uPVC untuk carport (Sumber: Unsplash)

2. Baja Ringan

Material jenis ini banyak digunakan banyak orang untuk membuat kanopi. Selain bahan yang mudah ditemukan di pasaran, namun juga harganya yang terjangkau. Memasang baja ringan cukup mudah dengan menggunakan baut dan tidak perlu di las seperti besi. Pemasangannya yang cukup mudah hanya membutuhkan 2 sampai 3 orang saja.

Selain kuat dan pemasangan mudah, baja ringan tidak mudah untuk memuai jika terkena panas, dan tidak menyusut terkena suhu dingin. Sehingga pemasangan tidak perlu diberi ruang untuk menyusut dan memuai sehingga perhitungannya lebih akurat.

Baja ringan juga anti karat dan tahan lapuk, karena ada pelapis galvalum yang diberi baja. Sebenarnya ada macam-macam kanopi baja ringan yang ada di pasaran, yaitu baja ringan truss, baja ringan kanal C, baja ringan reng, baja ringan hollow. Masing-masing memiliki tekstur, model,  dimensi berbeda bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

3. Polycarbonate

Bahan material selanjutnya adalah polycarbonate. Terbuat dari polimer termoplastik dengan gugus karbonat ((-O-(C=O)-O-) dalam rantai molekul yang panjang. Matrial ini  bisa mentransmisikan cahaya dengan baik. Polycarbonate memiliki kekuatan 250 kali lebih kuat daripada kaca. 

Perlindungan terhadap sinar UV dan kualitas tranmisi panas yang minimal. Kelebihan inilah dapat membuat area di bawahnya tetap sejuk walaupun hari sedang terik dan cerah.

4. Fiber

Jenis material ini adalah tembus cahaya serta dilapisi pelindung sinar ultraviolet sehingga cahaya dan panas dapat dihalau untuk kenyamanan penghuni. Fiber adalah material yang tahan api, meredam panas, dan perubahan cuaca ekstrim sehingga cocok diaplikasikan untuk industri, bangunan komersial, gudang, tempat olahraga, pergola, dan masih banyak lagi.

Jika Anda menginginkan rumah minimalis Anda terkesan alami dan membutuhkan sinar matahari masuk secara natural, tidak ada salahnya memilih bahan fiber. Cocok untuk kalian yang menginginkan cahaya natural.

5. Kaca

Jika Anda ingin tampilan terlihat modern, bahan kaca dapat menjadi pilihan yang menarik dan cantik. Kaca cocok untuk desain rumah modern tropis. Kesan kaca yang tembus pandang mampu membuat suasana terasa lapang dan leluasa. Namun kekurangannya adalah kaca adalah material yang mudah pecah, pastikan kaca yang dipilih adalah kaca berkualitas.  

Manfaat Kanopi

Ada orang yang berjalan di bawah kanopi warung yang berada pada tepi jalan.
Manfaat Kanopi (Sumber: Unsplash)

Berikut merupakan manfaat kanopi pada bangunan, antara lain:

1. Kanopi sebagai Pelindung

Pada umumnya sebagai perlindungan pada rumah dari berbagai keadaan cuaca seperti panas terik, angin, dan hujan. Mereka membantu menjaga kesejukan rumah serta menghalangi masuknya air hujan dan menjaga kebersihan rumah bagian depan. Selain itu berfungsi juga sebagai tempat parkir mobil semi tertutup.

2. Kanopi dapat Menangkal Bias Cahaya 

Siapa yang tak ingin menikmati momen terbaik bersama keluarga? Material bangunan juga bisa diaplikasikan diatas halaman rumah. Ini memang didesain khusus untuk menangkal pembiasan cahaya yang bisa membuat silau. Sekilas terlihat seperti kaca film, namun bisa menolak panas secara signifikan.  

3. Kanopi dapat Menghemat Listrik

Bagaimana bisa menghemat listrik? Secara tidak langsung bisa menghemat listrik karena bahannya yang tembus pandang sehingga cahaya berpeluang masuk dengan bebas. Ruangan yang ada dibawah menjadi lebih terang walaupun tertutup oleh pelindung di atasnya. Penggunaan AC atau kipas angin menjadi lebih irit dan bisa dialokasikan untuk penggunaan malam hari. 

Baca Juga:
Lisplang: 4 Jenis & Tips Perawatannya Terlengkap
Jenis dan Model Desain Plafon Rumah Terbaik
Mengenal Apa Itu Fasad Rumah, Jenis, 12 Contoh & Tips Pembuatan

5 Model Kanopi Minimalis

Terdapat beberapa model yang dapat dijadikan referensi untuk membuatnya, antara lain:

1. Kanopi pada Tiang Huruf “V”

Model dengan tiang penyangga seperti huruf “V” memang terlihat sederhana namun mewah. Penggunaan model ini cocok untuk rumah minimalis modern. Kesan miring yang ditampilkan dengan tiang yang ramping memanjang ke bawah cocok untuk pelindung kendaraan. Di samping itu, tiang penyangga yang berjumlah satu di satu sisinya tidak akan memakan tempat untuk penyangganya.

2. Kanopi pada Tiang Tegak

Menggunakan tiang yang berbentuk tegak di kedua sisinya membuatnya terlihat lebih kokoh. Model ini juga berpeluang kecil roboh karena memiliki daya topang kuat. 

3. Kanopi Model Melengkung

Bentuk melengkung ini membantu memudahkan air hujan mengalir ke bawah, sehingga mengurangi genangan air di atasnya.

4. Kanopi tanpa Tiang Penyangga

Sedikit ekstrim, namun apa benar ia melayang? Tentu tidak. Pangkalnya dipasang di tepi atap rumah sehingga bisa kuat dan kokoh. Rupanya, model ini adalah tren di kalangan generasi millenial.

Namun, perhatikan juga kebutuhan dan sesuaikan dengan model bentuk rumah. Jika, bentuk rumah tidak mendukung, maka sebaiknya jangan menggunakan model kanopi jenis ini.

5. Kanopi Model Hiasan Tanaman 

Rumah minimalis Anda membutuhkan sedikit kesegaran? Maka memilih hiasan tanaman sebagai kanopi adalah ide bagus. Ruangan atau halaman menjadi sejuk, rindang, dan teduh. Hiasan tanaman akan membuat tampilan rumah menjadi lebih indah. 

Tips Memilih Kanopi 

Kanopi merupakan wajah dari suatu bangunan yang dipandang setelah atap rumah. Berikut ini merupakan langkah-langkah yang Anda harus tahu sebelum memilihnya.

Pertama, pilihlah dahulu jenis yang sesuai dengan tema dan desain rumah Anda. Setelah itu pahami karakteristik materialnya yang sesuai dengan lingkungan rumah Anda. Pada poin ini, maka perhatikan betul-betul, karena jika sampai salah pemilihan material akan mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

Terakhir, ini adalah langkah opsional saja. Penambahan dekorasi ini akan mempermanis tampilan kanopi. Dekorasi yang bisa dipakai adalah tanaman merambat, gantung atau hiasan bunga.

Tips dan Cara Merawat Kanopi

Merawat barang agar memiliki umur yang lebih panjang adalah gampang-gampang susah. Merawatnya harus dilakukan secara berkala agar ia menjadi awet dan tetap berfungsi dengan baik. Identik dengan debu dan kotoran, pembersihan secara berkala dari sela-sela kanopi hingga ke bidang kanopi yang lebih luas.

Jika, terbuat dari besi maka setiap beberapa bulan sekali lakukan pengecatan ulang. Pengecatan ulang mampu mencegah terjadinya perkaratan besi. Namun jika sudah mengalami korosi berat maka panggil jasa profesional untuk mengganti yang baru. 

Selanjutnya, terbuat dari tanaman rambat maka usahakan daun-daun yang menjuntai tidak menghalangi lalu lintas kendaraan yang masuk dan keluar. Pastikan memangkasnya secara berkala supaya tanaman tersebut tetap rapi dan terawat.

Kesimpulan

Kanopi adalah pelindung bangunan yang dibuat terpisah dari atap rumah utama dan terletak di luar bangunan utama itu sendiri.  Ada banyak material yang bisa digunakan antara lain uPVC, baja ringan, policarbonate, fiber, dan kaca. Masing-masing memiliki kelebihan masing-masing.

Manfaatnya antara lain sebagai pelindung, menangkal bias cahaya, dan menghemat listrik. Model-model ini bisa menjadi referensi Anda, sesuaikan dengan kebutuhan dan desain rumah Anda.

Sebelum memilihnya alangkah baiknya memperhatikan tips supaya meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan. Merawatnya bisa dimulai dari pembersihan secara berkala, karena material bangunan yang tetap berfungsi dengan baik membutuhkan perawatan yang konsisten.

Adimas menyediakan berbagai pilihan lisplang untuk perkuat bangunan rumah dengan berstandar SNI. Cek ukuran dan jenis nya pada website Kami.

Rekomendasi Artikel Terkait