Mengenal HPL, Jenis, Kelebihan & Kekurangan Untuk Finishing

Terakhir Diperbarui: 21 February 2024
Penulis:
Dilihat:
Daftar Isi

HPL merupakan salah satu jenis finishing rumah maupun perabotan. Melakukan teknik pelapisan setelah pemasangan batu bata sebagai dinding rumah atau pelapisan furniture adalah pilihan yang tepat untuk visual rumah yang memukau. Jika Anda adalah orang awam, berikut kami akan menjelaskan apa itu HPL lebih lanjut, meliputi sejarah, jenis, kelebihan, dan kekurangannya.

Pengertian HPL

HPL (High Pressure Laminated) adalah sebuah material pelapis objek atau permukaan benda sebagai finishing. Terbuat dari bahan sintetis yakni lembaran laminasi yang ditambahkan oleh kraft paper, lapisan dekoratif, dan overlay paper serta melewati proses penekanan dan suhu tinggi sekitar 140 derajat.

Sejarah HPL

Anda mungkin penasaran bagaimana material finishing ini dibuat? Kemajuan teknologi dalam bidang arsitektur seakan membawa angin segar untuk memberikan desain terbaik untuk hunian. Material itu pertama kali ditemukan oleh seorang maestro kimia bernama Leo Hendrik Baekeland pada tahun 1896. 

Eksperimen pertama yang beliau lakukan adalah membuat temuan berbahan plastik sintetis berupa isolator peralatan listrik. Ternyata, karakteristiknya yang sesuai membuatnya menjadi pelapisan permukaan material atau furniture yang telah diaplikasikan oleh banyak orang. 

Kita bisa menemukan HPL dengan mudah karena memang material finishing ini dijual dengan desain yang bervariasi dan motif eye-catching. Harganya pun masih terjangkau untuk kelas menengah ke bawa serta pemasangannya tidak rumit. 

Jenis-Jenis HPL

Gambar dapur dengan finishing permukaan atas kitchen set berbahan HPL kayu
Gambar ruangan dapur berbahan “High Pressure Laminated” (Foto: Unsplash)

Berikut adalah macam-macam pelapis laminasi yang perlu Anda ketahui, antara lain:

1. HPL Real Wood

HPL Real Wood yang motifnya menyerupai kayu
(Photo: Pinterest.com)

Jenis pelapis laminating yang sama seperti motif kayu. Tekstur yang disuguhkan memberikan suasana yang alami dan natural. Perekatan material ini tidak boleh sembarangan, karena hasilnya bisa berantakan. Biasanya pemilik rumah menggunakannya pada pemasangan furniture seperti lemari, meja belajar, laci, rak, kitchen set, pintu dan sebagainya. HPL ini juga umum digunakan untuk melapisi lantai jika Anda ingin tampilan lantai yang mewah. Jenis material panel ini tentu lebih tebal, tahan lama, dan berkualitas daripada vinyl jika digunakan pada lantai.

Jenis real wood terinspirasi dari kesan hangat kayu sehingga hunian terasa lebih homey. Rumah minimalis modern biasanya menggunakan motif ini, selain itu rumah juga menjadi lebih bersih dan terlihat elegan. JIka Anda pemilik rumah minimalis, tidak ada salahnya memilih jenis ini. 

2. HPL Special Featured

HPL Special Featured, digambarkan dengan motif menyerupai kulit ular
(Photo: Pinterest.com)

Sesuai dengan namanya, special featured alias fitur spesial adalah motif yang memiliki visual yang edgy, berani dan bergradasi. Tak hanya itu, fitur spesial terinspirasi dari corak-corak yang out of the box seperti snake leather, hairline, waveline dan sebagainya. 

Fitur spesial ini biasanya diterapkan pada interior perkantoran atau ruang tamu karena mempresentasikan kesan mewah dan memukau. Apalagi jika warna furniture yang tersebut senada dan sekonsep dengan finishing rumah, maka hasilnya akan maksimal. 

3. HPL Warna Solid

HPL Warna Solid digambarkan dengan beberapa panel dengan warna solid dan polos, seperti warna krem, beige, dan merah
(Photo: Pinterest.com)

Apa yang Anda pikirkan tentang warna solid? Warna padat yang tersusun dari satu warna? Benar, jenis-jenis HPL ini memiliki efek yang terbagi menjadi dua yaitu glossy (mengkilap) dan doff (matte). Warna solid seakan mempertegas sebuah konsep rumah yang dibangun. Jika rumah dengan gaya industrial, rekomendasi laminasi yang tepat adalah warna netral seperti abu-abu, coklat, krem, ataupun putih tulang. 

Untuk efek doff, bisa Anda gunakan pada dinding ruang tamu atau keluarga. Visual yang tampak menunjukkan kesan bold dan mewah. Namun, jika rumah Anda bertemakan skandinavia, penambahan warna hijau dan pastel terlihat natural dan cantik.

4. HPL Wood Grain

Panel HPL Wood Grain, dengan motif dan tekstur menyerupai kayu
(Photo: Pinterest.com)

Wood grain atau gradasi kayu memiliki karakteristik seperti kayu. Biasanya, bahan tersebut memberikan tampilan terlihat mahal dan elegan. Gradasi kayu yang tersedia di pasaran antara lain berwarna pucat, terang, hingga warna tua. Beberapa ada warna khas seperti ori zebrano, light ebony, dark ebony dan maple. 

Baca juga:
8 Jenis Model Dinding Rumah dan Tips Merawat yang Tepat
25+ Inspirasi Warna Cat Rumah Terlengkap untuk Hunian Anda

Cara Pasang HPL

Cara Pasang High Pressure Laminate dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:

1. Persiapan Permukaan

Pastikan permukaan yang akan dipasangi HPL bersih, kering, dan rata. Bersihkan semua debu, kotoran, dan sisa-sisa material lainnya. Jika permukaan tidak rata, perbaiki dengan mengamplas atau mengisi bagian yang tidak rata dengan bahan pengisi yang sesuai.

2. Potong HPL Sesuai Ukuran

Ukur permukaan yang akan diberi HPL dan potong lembaran panel sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan. Gunakan alat potong yang tajam untuk mendapatkan hasil potongan yang presisi.

3. Aplikasikan Lem Perekat

Oleskan lem perekat HPL ke permukaan yang telah dipersiapkan. Pastikan lem diaplikasikan secara merata dan cukup agar panel dapat melekat dengan baik. Gunakan lem yang direkomendasikan oleh produsen.

4. Tempelkan HPL

Tempelkan lembaran panel yang telah dipotong ke permukaan yang telah dilapisi lem perekat. Pastikan posisinya sesuai dengan ukuran dan tata letak yang diinginkan. Tekan dengan lembut agar panel menempel dengan kuat.

5. Ratakan

Gunakan roller perekat atau alat perata lainnya untuk meratakan permukaan HPL dan memastikan tidak ada gelembung udara di bawahnya. Pastikan panel menempel dengan baik di seluruh permukaan.

6. Finishing

Setelah panel terpasang dengan baik, bersihkan sisa-sisa lem yang mungkin terdapat di permukaan panel. Gunakan kain bersih yang telah dibasahi dengan pelarut yang direkomendasikan oleh produsen.

7. Perawatan

Untuk menjaga keindahan dan keawetan material ini, hindari penggunaan bahan pembersih yang kasar atau tajam yang dapat merusak permukaannya. Gunakan kain lembut dan bahan pembersih yang sesuai untuk membersihkan HPL secara rutin.

Penting untuk diingat bahwa cara pasang panel finishing ini dapat bervariasi tergantung pada jenis permukaan yang akan dipasangi, misalnya tembok serta instruksi dari produsen. Pastikan untuk membaca petunjuk pemasangan yang disediakan oleh produsen dan mengikuti langkah-langkah yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kelebihan HPL

penggunaan HPL pada permukaan lantai dan dinding kitchen set
Ruangan tempat makan dengan panel lantai dan kitchen set berlapis HPL (Foto: Unsplash)

HPL memiliki beberapa kelebihan yang bisa menjadi rekomendasi untuk finishing rumah kalian, antara lain:

1. Ketahanan Baik

HPL memiliki ketahanan yang baik karena daya rekatnya yang kuat. Daya rekat inilah faktor utama material tersebut dipakai. Daya rekat sedikit banyak dipengaruhi oleh kualitas, penekanan, suhu saat pembuatan. Daya rekat yang baik akan memberikan daya tahan yang lama.

2. Pengerjaan Sederhana

Pemasangannya yang simpel dan tidak menguras  tenaga ini adalah solusi yang tepat untuk Anda yang menginginkan kepraktisan. Namun, perhatikan saat pemasangan pada tepi lengkungan permukaan benda. Pemasangannya bisa dilakukan dengan bantuan sheet plastik.la akan memudahkan pemasangan pada ujung benda sehingga hasilnya akan tetap rapi.

3. Anti Air

Bahan yang terbuat dari HPL telah dirancang khusus untuk tahan air. Anda tidak perlu khawatir jika ia sedang ketumpahan air atau zat cair lainnya, karena bisa dibersihkan dengan mudah.

4. Anti Gores

Materialnya yang anti gores bisa membuatnya tetap awet. Hal ini terjadi karena bahan utamanya plastik keras PVC dengan permukaan bertekstur. Meskipun, ia memiliki lapisan tipis namun kualitasnya lebih baik dari material sheet lainnya. 

5. Tampilan Eye-Catching

Tampilannya yang memukau cocok untuk melapisi furniture yang sudah kusam atau butuh pembaharuan. Memiliki banyak warna dan motif tidak membuat Anda kehabisan pilihan untuk memilih mana yang tepat untuk konsep rumah Anda.

6. Perawatan Mudah

Bagaimana jika material sudah banyak noda dan kotoran? Tenang saja, ia bisa dibersihkan dengan air dan lap bersih. Perawatannya yang mudah dan tidak memerlukan teknis tertentu tidak memerlukan jasa professional untuk memperbaikinya jika ada yang rusak. 

Kekurangan HPL

Terdapat banyak kelebihan, namun tak luput dari kekurangannya. Inilah beberapa kekurangan HPL yang sebaiknya Anda ketahui.

1. Kelenturan Rendah

Material ini memiliki tekstur yang keras di sisi lain ia tidak memiliki kelenturan yang tinggi. Pemasangannya pun harus cermat karena mereka kurang cocok pada permukaan yang memiliki lengkungan yang ekstrim. Kelenturan rendah menyebabkan ia menjadi lebih mudah patah. 

2. Memerlukan Ketelitian 

Pemasangannya yang mudah bukan berarti ia boleh dipasang secara asal-asalan. Daya rekat yang kuat mengharuskan pemasangannya yang harus sekali tepat. Jika tidak, maka tidak bisa diadakan pengulangan kembali.

3. Warna Lapisan Kurang Natural

Walaupun telihat natural, kesan sintetis bisa dibilang masih tampak. Visualnya tidak lebih alami daripada cat duco. Maka dari itu, perlu pertimbangan kembali penggunaan kertas laminasi sebagai finishing dinding atau furniture. 

Baca juga:
Mengenal Finishing Untuk Menambah Estetika Bangunan
20 Cara Membasmi Rayap Terlengkap dan Efektif di Rumah

Kisaran Harga HPL Saat Ini

Harga High Pressure Laminate dihitung per lembar dan sangat bervariasi tergantung pada merk dan jenis/tipe HPL yang dipilih. Namun, di antara semua merk HPL, merk Taco adalah yang paling umum ditemukan di pasaran. Selain itu, ada juga merk lain seperti Aica, Grasmerino, Artform, Arborit, Violam, dan ORI. Di pasaran, harga HPL berkisar antara Rp 100 ribu hingga Rp 600 ribu per lembar.

Berikut ini adalah tabel yang menunjukkan kisaran harga terkini HPL untuk perhitungan per lembar, berdasarkan merk dan motif atau kode HPL.

MerkKode/MotifHarga
TacoAA / B / H PutihRp97.000
TacoAA / B / H PolosRp117.000
TacoAA / B / H Warna KayuRp140.000
TacoAD / G Doff PolosRp128.600
TacoD / G Gloss PolosRp129.000
TacoSolid BrushRp208.000
TacoTextureRp206.600
TacoNew TextureRp209.000
TacoVir LineRp209.000
TacoFloral (BU)Rp207.000
TACOAsian Oak – Th 262 B – WoodgrainRp164.600
TACOLight Grey Gloss – Th 014 GRp175.350
TACOSagrada – Th 1241 Fc – PatternRp183.000
TACOLight Pesaro – Th 864 Jg – Woodgrain GlossRp206.600
TACOGolden Foil – Pattern TexturedRp247.000
ECOWOODGRAIN ECO 001Rp117.000
ECOWOODGRAIN ECO P 042Rp116.300
ECOSOLID ECO 006Rp100.200
ECOWOODGRAIN ECO P 058 RLRp155.100
AicaAi 95 WHITE PUTIH (DOFF / GLOSS)Rp128.000
App TimberH Natural Zebrawood (Suede)Rp199.400
App TimberFumed Maple (Raw Veneer)Rp272.400
GrasmerinoStandard WoodgrainsRp235.000
FormikaSolid WhiteRp155.000
AlboriteAll typesRp190.000 – Rp364.000

Kesimpulan

HPL (High Pressure Laminate) adalah sebuah lembaran laminasi yang telah mengalami proses penekanan tinggi dan pemanasan suhu tertentu sehingga menjadikannya tipis dan mudah diaplikasikan pada permukaan panel dinding atau furnitur rumah Anda.

Kelebihan dan kekurangan tersebut bisa Anda pertimbangkan terlebih dahulu supaya tidak menimbulkan rasa kecewa pada akhirnya.

Sampai di sini pembahasan mengenai HPL sebagai finishing, semoga artikel ini membantu Anda untuk memutuskan finishing yang tepat untuk hunian nyaman Anda. Semoga bermanfaat!

Adimas menyediakan pembelian produk asbes rata dengan beberapa variasi ukuran. Cek informasi detail dan ukuran pada halaman berikut ini.

Rekomendasi Artikel Terkait