Kenali Bubungan Atap & 5 Jenisnya Untuk Bangun Rumah Ideal

Published: 8 November 2022
Author:
Daftar Isi

Bubungan atap adalah elemen yang tidak kalah penting untuk memperkuat dan mempercantik atap rumah. Bubungan atap atau dalam bahasa Jawa dikenal sebagai wuwungan atap adalah hal yang tidak asing bagi masyarakat Jawa.

Zaman dahulu, leluhur Jawa biasa memperindah rumah dengan memberi wuwungan yang khas berbentuk ayam, naga, kera, dll.

Tradisi jawa yang kental akan budaya dan filosofi Jawa, wuwungan atap seakan menjadi “tempat” untuk menggambarkan nilai-nilai Jawa yang ingin disampaikan. 

Bubungan atap atau nok atap adalah elemen penambah estetika atap yang juga memiliki sifat yang fungsional untuk wujudkan rumah ideal.

Rumah yang ideal tidak terlepas dari keselarasan antara sifat fungsional konstruksi, peletakan ventilasi dan segi estetika yang memadai.

Bubungan atap berfungsi sebagai pengikat kuda-kuda pada rangka atap dan menutup sudut genteng agar meminimalisir kebocoran.

Bayangkan jika pertemuan bidang atap tidak terikat dengan sempurna, apakah atap rumah akan berfungsi dengan maksimal? Pada artikel ini, pembahasan tentang bubungan atap atau wuwungan atap akan diperdalam lagi. 

Jenis Bumbungan Atap

bubungan atap
Jenis-Jenis Bubungan Atap © Pexels.com

Nok atap adalah bubungan atap yang memiliki beragam jenis. Ada beberapa jenis nok atap atau bubungan atap yang terdapat di Indonesia.

Meninjau dari bahan pembentuknya, inilah jenis nok atap yang bisa ditemui dengan mudah, antara lain:

1. Beton Flat

Beton flat adalah jenis bubungan atap yang familiar ditemukan di toko bangunan di Indonesia. Memiliki campuran semen, batuan agregat, dan air membuat fungsi nok atap menjadi kuat untuk menyangga kedua bidang atap yang saling menyinggung.

Beton flat cocok digunakan pada bangunan-bangunan umum. Di pasaran terdapat ketebalan sesuai dengan kebutuhan atap rumah. 

2. Beton Gelombang

Beton gelombang ini memberikan kesan klasik untuk seseorang yang ingin mempunyai rumah seperti joglo.

Biasanya jenis nok atap ini dipasang di ruas utama serta di ruas pinggiran atap. Fungsi nok atap ini cocok sebagai hiasan atap pelana atau limas. 

3. Beton Flat Garis

Bentuk nok atap sama dengan beton flat namun memiliki garis-garis di bagian tubuhnya. Pemilihan bubungan atap adalah cocok untuk rumah dengan konsep minimalis. 

Biasanya beton dengan jenis flat garis memiliki ketahanan yang lama, namun cenderung memiliki harga yang mahal.

4. Galvalum

Jenis nok atap galvalum atau baja ringan ini mudah ditemukan di toko-toko material bangunan. Karakteristik galvalum adalah bahannya yang ringan sehingga mudah untuk diatur.

Namun kekurangan nok atap adalah kurang mampu menahan panas matahari. Penuh pertimbangan jika menggunakan ini sebagai nok.

Pastikan ada bahan peredam panas di bagian bawah bubungan atap atau nok. Kemampuan untuk meredam suara rintik hujan juga kurang optimal. Jadi, kembali lagi disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik tempat tinggal.

5. Seng

Jelas, untuk bahan material yang satu ini pasti sudah mengenal. Seng juga bisa digunakan menjadi nok atap. Karakteristik yang dimiliki nok ini akan bentuknya yang kokoh kuat, dan mudah untuk diaplikasi.

Seng yang dijumpai di pasaran memiliki dimensi yang berbeda-beda. Sehingga kelebihan lain adalah mudah untuk menentukan ukuran nok berdasarkan panjang atap. 

Seng memiliki tampilan yang seamless, tak jarang cocok untuk diaplikasikan untuk rumah yang menjunjung konsep minimalis.

Namun, meninggalkan kesan noise ketika hujan datang, karena ketidakmampuannya dalam meredam air hujan.

6. Asbes Semen Gelombang

Bentuk bubungan atap ini memiliki rangkaian seperti pada umumnya. Namun memiliki bahan yang berbeda.

Bubungan atap atau wuwungan atap yang berasal dari asbes semen adalah bubungan atap yang cukup kuat untuk menjadi pengikat kuda-kuda konstruksi rangkaian atap.

Memiliki gelombang yang berfungsi sebagai jalan aliran air hujan memudahkan air hujan untuk mengalir ke bawah.

Asbes semen gelombang memiliki beberapa kelebihan dan fungsi nok atap yang baik untuk menjadikan rumahmu ideal. 

Kelebihan asbes semen bergelombang sebagai bahan penyusunnya adalah memiliki ketahanan yang kokoh, mudah dalam pemasangan, perawatannya yang mudah, serta harga yang lebih terjangkau. Pembelian jenis nok ini bisa didapatkan dengan sekali ketukan.

Kami menyediakan asbes gelombang sekaligus nok atap dengan harga terjangkau. Adimas adalah perusahaan produsen fiber semen dengan menyediakan berbagai jenis asbes, seperti asbes gelombang, rata, serta klasik plank.

Adimas menyediakan nok atau bubungan atap semen bergelombang yang berkualitas untuk mewujudkan kebutuhan akan rumah Anda. Berbagai model asbes dan nok untuk keperluan konstruksi rumah bisa dipilih hanya di Adimas. 

Tips Memilih dan Memasang Bumbungan Atap Rumah yang Ideal

nok atap
Tips Merawat Bubungan Atap © Unsplash.com

Membangun wuwungan atap rumah tidak lepas dari perhitungan agar nok tersebut terpasang dengan semestinya.

Dengan memperhatikan hal-hal berikut akan membuat tampilan atap lebih bagus dan pastinya lebih kokoh.

A. Pemilihan Nok untuk Bangunan

Pilihlah bubungan atap sesuai dengan kebutuhan Anda. Jangan memaksakan diri memilih jenis nok atap atau wuwungan atap yang tidak sesuai dengan karakteristik lingkungan dan konsep pembangunan rumah.

Jika ingin mendapatkan keadaan rumah yang sejuk, hindari pemilihan jenis nok atap yang bahannya mudah menyerap panas, dan sebaliknya.

B. Tips Pemasangan Nok yang Tepat

Pemasangan bubungan atap sebaiknya dilakukan dengan seksama agar hasil yang didapat adalah presisi setiap sisinya. Inilah langkah-langkah memasang nok, antara lain:

  1. Memasang ram kawat di atas balok nok sebagai tulangan untuk meminimalisir pergerakan antara adonan perekat. Pemasangan ini untuk menahan dari keretakan;
  2. Memberi adonan semen pasir yang memiliki perbandingan 1:4 terhadap kawat;
  3. Adonan dibentuk mengikuti bentuk nok dengan syarat ketinggian yang ideal (2 cm-3 cm);
  4. Biarkan adonan baru mengering dengan sendirinya selama minimal 3 hari;
  5. Pasang nok dengan menggunakan adonan semen pasir secara seksama agar hasil yang didapat rapi, dan presisi.

3 Cara Merawat Nok

Merawat bubungan atap atau nok atap adalah hal yang penting karena dapat mengatasi masalah kebocoran pada atap rumah.

Biasanya keretakan pada karpus dan jenis nok atap disebabkan karena terpapar sinar matahari secara terus menerus.

Sehingga ketika terjadi hujan, retakan tersebut bisa teraliri oleh air hujan dan mengakibatkan kebocoran. Inilah langkah-langkah merawat bubungan atap yang perlu Anda ketahui.

1. Mengganti Adonan Lama yang Menempel

Adonan baru yang telah dibuat tidak langsung aplikasikan ke area yang retak. Namun langkah yang pertama adalah mengganti adonan lama yang menempel, karena menimpal adonan lama dengan yang baru akan menimbulkan kebocoran di tempat yang sama.

2. Menggunakan Serat Kasa 

Lapisi bubungan atap dengan serat kasa supaya lebih tahan lama. Pelapisan ini dilakukan untuk mengatasi kebocoran agar tidak terulang kembali.

3. Melapisi dengan Cat Anti Bocor

Setelah adonan baru mengering, lakukan pelapisan dengan cat anti bocor, lakukan secara berkala agar rumah tidak mengalami kebocoran. 

Kesimpulan

  1. Bubungan atap atau nok atap mempunyai fungsi sebagai penunjang estetika dan juga fungsional. Secara fungsional, nok atap mampu membuat kuda-kuda yang kuat untuk atap
  2. Jenis-jenis nok atap ada berbagai macam. Pilih sesuai kebutuhan dan karakteristik dari masing-masing material.
  3. Berbagai tips untuk memilih, membangun, dan merawat bubungan atap supaya hasil yang didapat maksimal.

Adimas hadir dengan berbagai produk asbes dengan kualitas tinggi yang telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Dengan menggunakan produk Adimas, menjadikan bangunan Anda kokoh dan tahan lama.

Rekomendasi Artikel Terkait