Atap Asbes: Jenis, Kelebihan, Cara Pasang, dan Cara Merawat

Terakhir Diperbarui: 21 February 2024
Penulis:
Dilihat:
Daftar Isi

Atap berbahan asbes rupanya masih diminati masyarakat sebagai pelindung rumah atau bagian ruangan-ruangan tertentu.

Atap ini ibarat “tidak hilang dimakan waktu” karena bisa kita temukan di toko bangunan manapun. Sama seperti material atap rumah lainnya, atap asbes memiliki kelebihan yang bisa diperhitungkan. 

Sebenarnya jika Anda hendak memilih untuk menggunakan atap rumah yang baik, maka pastikan yang Anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan budget.

Atap asbes adalah solusi praktis untuk kalian yang menginginkan atap yang kuat, tahap terhadap cuaca, mudah dipasang, serta harga yang terjangkau. Inilah yang membuat atap asbes dinikmati oleh beberapa kalangan di Indonesia.

Pada artikel ini, kita akan kenali rangka atap asbes, jenisnya berdasarkan bentuk, jenis berdasarkan material atau komposisi, kelebihan, cara memasang, hingga cara merawat atap asbes. Sebelum memahami serba-serbi atap asbes, yuk simak pengertian asbes!

Apa itu Asbes?

Asbes adalah material penting untuk rumah. Membangun rumah, tentunya harus mempertimbangkan material, budget, serta kecocokan dengan iklim maupun lingkungan.

Indonesia kaya akan sumber daya alam, tentunya sangat mudah untuk menemukan material yang dibutuhkan untuk konstruksi bangunan rumah, salah satunya adalah asbes.

Asbes adalah material multifungsi, baik untuk hunian rumah, bangunan umum, maupun proyek-proyek bangunan.

Asbes adalah jenis atap terbuat dari mineral alam mengandung serat dan magnesium silika. Bahan ini adalah salah satu jenis material bangunan banyak dipilih masyarakat Indonesia untuk atap rumah.

Fungsi Asbes

Fungsi dan manfaat asbes adalah beragam baik di lingkup konstruksi dan industri. Mempunyai sifat fleksibel dan mudah diaplikasi.

Pengguna memasang asbes adalah untuk kebutuhannya pada bangunan rumah biasa diaplikasikan sebagai atap rumah, atap garasi, atau sekat halaman rumah.

Berikut adalah manfaatnya, antara lain:

1. Atap Rumah

Sebuah rumah yang memiliki atap terbuat dari asbes.
Asbes sebagai Atap © Pexels.com

Kebanyakan pengguna memilih asbes adalah sebagai atap rumah. Memiliki berat yang ringan dan harga cenderung lebih terjangkau, membuat mereka memilih aspek sebagai pilihan baik.

Atap rumah menggunakan material ini akan jauh lebih fleksibel tata letaknya, lebih mudah diatur sedemikian rupa sehingga cocok untuk rumah berkonsep sederhana namun juga memiliki tingkat kenyamanan yang baik. 

2. Sekat Ruangan

Sekat antar ruangan rumah semi permanen biasanya menggunakannya sebagai garis pemisah. Namun, hal ini bisa diinovasi dengan cara menambahkan material triplek supaya lebih nyaman dan suhu lebih stabil.

3. Penghalang Sinar Matahari

Penggunaan di lingkungan rumah bisa digunakan untuk menutup kolam atau sebagai sekat halaman rumah. Karakteristik material yang kokoh, ringan, dan mudah diaplikasikan menjadikan pilihan yang terbaik.

4. Penutup Garasi

Penggunaannya sebagai penutup garasi, asbes adalah jawaban yang ideal ketika menginginkan sebuah garasi yang ramping, mudah diatur, serta harga yang terjangkau. Namun, sirkulasi udara di garasi juga harus dijaga. Perlu membuat jendela dan ventilasi yang memadai untuk keluar masuknya udara.

5. Lapisan Dinding

Lapisan dinding bisa menggunakan asbes. Material satu ini memiliki ketahanan yang luar biasa sehingga mampu melapisi dinding yang rusak akibat retakkan, goncangan, ataupun berlubang.

6. Semprotan Plesteran Dinding

Terdengar asing, namun hal ini bisa ditemui ketika seorang kuli bangunan melakukan penyemprotan asbes jenis liquid ke antara celah dinding yang retak agar kembali mulus seperti sedia kala.

7. Peredam Suara

Siapa yang menyangka jika material bangunan ini bisa digunakan untuk meredam suara. Dengan menggunakannya untuk peredam suara, maka untuk Anda yang ingin memiliki rumah yang nyaman dan tenang, terhindar dari suasana bising bisa diwujudkan dengan mudah.

Baca juga: Atap Alderon: Definisi, Fungsi, Jenis, Kelebihan, Kekurangan, dan Harganya

Rangka Atap Asbes

Gambar rangka atap rumah
Gambar Struktur Rangka Atap Asbes © rwhome.web.id

Gambar di atas adalah struktur rangka atap asbes. Memahami bagian detail dan perhitungan atap jenis ini bisa mengurangi resiko kesehatan serta meminimalisir biaya tak terduga ketika terjadi sesuatu diluar kendali. Lantas, bagaimana cara menghitung rangka atap ini?

Berikut adalah perhitungan untuk rangka atap asbes:

  • Jumlah lebar per kolom: panjang atap (m) / Lebar (m)
  • Jumlah lebar per baris: lebar atap (m) / panjang atap (m)

Baca Juga: Kenali Jenis dan Model Atap Rumah untuk Hunian di Indonesia

Jenis Atap Asbes Berdasarkan Bentuknya

Proses pembuatan asbes bergelombang
Asbes Gelombang © Unsplash.com

Di pasaran kita bisa mencari material ini dengan mudah. Tapi apakah kita sudah mengetahui bahwa kualitasnya baik? Bagaimana ciri-ciri atap asbes yang berkualitas?

Asbes berdasarkan bentuknya dibagi menjadi dua, yaitu asbes datar/flat dan asbes gelombang. Masing-masing memiliki kualitas yang sama meski bentuknya berbeda.

1. Asbes Gelombang

Siapa yang tidak tahu asbes gelombang? Asbes jenis ini memiliki gelombang yang bervariasi, dan bisa tergantung pada permintaan konsumen.

Namun, pada umumnya atap asbes gelombang memiliki jumlah gelombang yang seragam dengan ketinggian gelombang antara 1,5 cm-2,5 cm. Asbes ini berbentuk lembaran dengan dimensi lebar 80 cm dan ketebalan 3,5 cm. 

Asbes gelombang banyak digunakan untuk penutup ruangan yang sekiranya lebih terpapar oleh air hujan. Fungsi gelombang di sini adalah sebagai jalan turunnya air hujan.

Di Indonesia, jenis atap asbes gekombang biasa diaplikasikan pada garasi, gudang rumah, halaman belakang, dan tempat penyimpanan perkakas. 

Kami menyediakan berbagai jenis atap asbes gelombang hunian ataupun keperluan bangunan lainnya. Terdapat asbes gelombang kecil 11 dan 14 yang dapat melindungi bangunan Anda.

2. Asbes Rata

Asbes jenis ini mempunyai sisi fungsional yang sama yaitu sebagai pelindung ruangan. Material ini berbentuk datar, tidak bergelombang, dan mempunyai dimensi yang berbeda.

Di pasaran tersedia beberapa ukuran. Namun, hal ini bisa  disesuaikan berdasarkan kebutuhan konsumen.

Jenis Atap Asbes Berdasarkan Material

Material ini memiliki jenis-jenis beragam dijual di pasaran. Umumnya bahan ini memiliki dimensi 1 hingga 3 meter dan ketebalan berbeda-beda. Berikut adalah jenis-jenisnya, diantaranya:

1. Asbes Putih (Chrysotile)

Jenis material ini mudah dijumpai di pasaran, jenis ini untuk kebutuhan konstruksi bangunan rumah maupun industri. Jenis ini adalah rekomendasi yang ideal untuk pemilik rumah yang hendak menentukan jenis atap yang digunakan.

Daya tahan material asbes adalah 2,5 gr/cm2 dan ketegangan yang stabil dengan suhu 400 C. Memiliki warna putih bersih dengan tekstur halus, ringan, kedap air, dan mampu diinstalasi dengan mudah sehingga menjadi pilihan terbaik ketika ingin menjadikan bahan ini menjadi atap rumah.

2. Asbes Biru (Crocidolite) 

Material ini memiliki warna biru, sekilas relatif lebih ringan dan tembus pandang, namun jika ditinjau dari segi kekuatan, asbes biru memiliki ketahanan yang baik.

Sifat fisikanya antara lain memiliki daya tahan dihasilkan yaitu  3,4 gr/cm2. Karakteristik asbes adalah mengandung unsur atom silikon dan oksigen di struktur molekulnya. emiliki serat halus, tipis serta mudah dirakit atau dipasang.

3. Asbes Tremolite 

Jenis ini bisa ditemukan pada pembuatan cat, dan campuran sealant (perekat material). Material bangunan ini memiliki bahan isolator yang baik, dan tahan api.

Berdasarkan komposisi mineralnya, material ini termasuk kedalam golongan amfibol. Golongan amfibol adalah grup mineral inosilikat umumnya berwarna gelap, dengan kristal yang membentuk prisma atau jarum.

4. Asbes Anthophyllite

Material anthophyllite berwarna coklat seperti kayu, Kebanyakan dipakai di industri. Memiliki sifat tahan panas, serta terdapat di kontaminan lantai komposit. 

5. Asbes Aktinolite 

Asbes adalah memiliki serat yang ringan, dan berwarna gelap. Namun, sayangnya sifatnya yang lebih rapuh daripada asbes jenis lainnya.

Material ini biasanya ditemukan pada bahan cat, drywall. Asbes aktinolite mampu menjadi isolatif yang efektif, karena itulah aktinolite umumnya digunakan untuk bahan insulasi. 

Kelebihan Atap Asbes

Sampai sekarang, penggunaan ini di Indonesia terus meningkat apalagi untuk kepentingan rumah atau hunian.

Mempertimbangkan kelebihan-kelebihan asbes sebagai dasar untuk memilih penggunaan material ini. Inilah kelebihan atap asbes, diantaranya:

1. Karakteristik Fisik Ringan dan Pembuatannya Mudah

Membuat asbes adalah pilihan tepat karena efisien terhadap tenaga dan waktu. Sehingga, berpengaruh terhadap produktivitas pekerjaan manusia dengan pasokan sumber daya terbatas.

2. Harga Terjangkau

Harga di pasaran, asbes adalah di bawah 50 ribu. Dengan dimensi yang cukup lebar, pembeli bisa membelinya sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

Jika pemilik rumah menggunakannya untuk atap rumah, maka hanya dibutuhkan beberapa buah saja sudah cukup.

Berbeda jika menggunakan genteng yang pemasangannya lumayan rumit dan juga tidak fleksibel. Sifatnya tahan api, dan tahan cuaca, maka tidak jarang material bangunan sering dijadikan pelindung rumah.

3. Perawatan Mudah dan Sederhana

Tidak seperti material kayu yang rentan terhadap rayap dan pelapukan. Karena definisi rumah yang kuat dan nyaman juga dilihat dari ketahanan material yang digunakan.

Cara Aman Memasang Atap Asbes

Melansir mandorayub.com inilah cara paling familiar untuk memasang atap asbes agar tegak dan kuat saat terkena cuaca ekstrim, antara lain:

  1. Pastikan gording adalah lurus dan rata. Tentukan jarak gording dengan atap fiber semen. Tarik perlahan garis lurus per baris sebelum memasang atap fiber semen. Sudut kemiringan yang diperbolehkan 10º- 40º. 
  2. Urutan pemasangan gelombang besar, gelombang kecil dan genteng.
  3. Gunakanlah alas atau papan saat melakukan pemasangan atap asbes.
  4. Pastikan pemasangan sambungan antara tumpukan lembaran papan pada saat menginjak lembaran asbes semen yang akan dipasang.
  5. Usahakan setiap pemasangan sambungan tumpukan terakhir dan tumpukan selanjutnya benar-benar rapat untuk menghindari kebocoran atap.

Baca Juga: Cara Pasang Asbes Pada Atap & 3 Tips Agar Tidak Panas

Cara Merawat Atap Asbes

Foto dalam ruangan yang memiliki atap yang terbuat dari asbes.
Cara Merawat Asbes © Unsplash.com

Asbes ditemukan pada tahun 1920-1989. Sebenarnya jika kita melihat benda-benda di sekitar kita, banyak peralatan yang mengandung asbes.

Jumlah bagian yang sedikit ini bisa ditemukan pada pemanas gas, pengering rambut, bahkan rem kendaraan. Tentunya, kandungan ini masih di batas normal. 

Namun, asbes adalah material buatan pabrik dan berasal dari mineral dan senyawa kimia  yang sudah dibentuk melalui proses sedemikian rupa. Tak dipungkiri juga resiko terhadap kesehatan juga perlu diperhatikan.

Asbes Adimas memiliki tips memilih dan merawat atap asbes agar aman untuk kesehatan, yaitu:

1. Perhatikan Kondisi Fisik Asbes

Ini adalah cara manual yang bisa Anda lakukan, pengecekan secara berkala terkait kondisi fisik asbes adalah hal yang penting.

Segera ganti asbes yang rusak seperti serta-serta yang sudah terlepas, karena hal ini bisa membahayakan organ pernapasan kita.

Umur material ini berkisar antara 4-5 tahun. Anda dapat lakukan pembersihan secara berkala, bersihkan menggunakan penyemprotan dengan air bertekanan tinggi, ataupun menggunakan klorin supaya lumut dan kotoran hilang

2. Panggil Profesional

Jika terdapat kerusakan yang lumayan parah, tidak ada salahnya untuk memanggil tenaga profesional yang telah dilatih oleh EPA (Enviromental Protection Agency). Tenaga profesional untuk penggantian asbes di zaman sekarang banyak ditemui.

Seorang ahli asbes akan mengamankan area yang berada di bawah atap asbes, dan melindungi furniture-furniture  menggunakan penutup plastik.

3. Pertimbangkan Membuang Asbes

Jika Anda memutuskan untuk membuang asbes, pastikan menggunakan tenaga profesional. Tenaga ini akan melakukan perlakuan khusus untuk membuang asbes sesuai dengan prosedur-prosedur yang ditetapkan.

Sebaiknya, jika membuang asbes secara mandiri perhatikan juga alat dan siapakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. 

Ukuran Atap Asbes

Berikut referensi ukuran atap asbes:

JenisPanjang(cm)Lebar(cm)Ketebalan(cm)
Asbes Gelombang Kecil 11150 (1.5 meter)80 (0.8 meter)0.35
180 (1.8 meter)80 (0.8 meter)0.35
210 (2.1 meter)80 (0.8 meter)0.35
Asbes Gelombang Kecil 14150 (1.5 meter)105 (1.05) meter)0.4
180 (1.8 meter)105 (1.05) meter)0.4
210 (2.1 meter)105 (1.05) meter)0.4

Kesimpulan

Asbes gelombang tersedia dengan dimensi yang bemacam-macam sesuai dengan kebutuhan dan permintaan.

Sebelum melakukan pemasangan atap asbes gelombang, lakukan perhitungan dan teknik pemasangan yang tepat agar hasil yang didapat sesuai dan presisi.

Cara untuk merawat asbes sebenarnya mudah. Jika terjadi kerusakan yang lumayan berat, maka asbes bisa diperbaiki atau diganti oleh tenaga profesional.

Demikian penjelasan mengenai atap asbes gelombang untuk menambah pengetahuan Anda sebelum memutuskan membangun atap yang nyaman, kuat, dan pastinya harga terjangkau.

Kelebihan asbes dapat Anda rasakan dengan membelinya di Adimas, menyediakan berbagai jenis asbes kualitas terbaik seperti asbes gelombang kecil dan asbes plafon. Dimensi asbes meiliki beragam variasi ukuran dan motif untuk melengkapi kebutuhan Anda.

Rekomendasi Artikel Terkait