7 Model Atap Rumah Minimalis Serta Kelebihan & Kekurangannya

Published: 7 February 2024
Author:
Daftar Isi

Atap menjadi salah satu bagian yang penting dalam perencanaan pembangunan rumah. Selain untuk melindungi rumah dari panas dan hujan, atap juga dapat mempercantik tampilan rumah. Oleh karena itu, model atap yang tepat dapat mempengaruhi estetika rumah tersebut.

Model dan desain yang minimalis masih menjadi favorit bagi banyak orang. Pasalnya, selain desainnya yang bagus dan simpel, model minimalis juga lebih mudah untuk dipasang.

Lalu apa itu atap rumah minimalis dan apa saja jenis dan modelnya? Simak informasinya pada artikel berikut ini.

Apa itu Atap Rumah Minimalis?

Atap rumah minimalis adalah jenis atap yang memiliki desain yang simpel dan sederhana, namun terkesan elegan. Atap rumah yang minimalis sangat cocok untuk digunakan pada desain rumah modern yang sederhana.

Selain itu, mayoritas atap rumah minimalis modern juga menggunakan material yang kekinian, seperti asbes, lisplang, galvalum, dan beberapa jenis material lainnya. Tentunya, pemilihan material juga harus disesuaikan dengan model atap yang dipilih.

Model Atap Rumah Minimalis

Meskipun disebut minimalis, atap rumah ini memiliki banyak model unik dan estetik yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Tentunya, setiap model memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Berikut adalah beberapa bentuk atap rumah minimalis yang dapat Anda jadikan referensi untuk perencanaan pembangunan rumah Anda.

1. Atap Pelana

Atap pelana adalah salah satu contoh atap rumah minimalis yang berbentuk segitiga dan menyisakan ruangan di bawahnya.

Jenis model atap ini masih menjadi model unggulan yang banyak digunakan di berbagai bangunan rumah.

Jenis atap pelana juga memiliki beberapa model yang unik, seperti pelana depan, pelana silang, pelana bertingkat, pelana kotak, dan masih banyak jenis lainnya. 

Jenis atap minimalis pelana memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang tak kalah penting untuk diperhatikan. 

Berikut adalah beberapa kelebihan atap pelana:

  • Pemasangan dan perawatan yang mudah, karena bentuknya yang simpel dan pilihan materialnya yang sederhana;
  • Memiliki sistem drainase yang baik, karena bentuknya seperti segitiga, sehingga air hujan akan langsung turun ke bawah;
  • Desain yang menarik. Jenis ini masih digunakan pada bangunan-bangunan di luar negeri karena dapat menambahkan kesan klasik tetapi tetap modern.

Selain itu, jenis atap pelana juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Memiliki risiko kerobohan dan keretakan dalam jangka panjang, hal ini juga bergantung pada pemilihan material yang digunakan;
  • Memiliki risiko kebocoran jika tidak dilapisi dengan cat anti bocor.

2. Atap Datar

Jenis atap rumah minimalis datar adalah atap yang memiliki bentuk datar dan hampir tidak memiliki kemiringan. Atap jenis ini masih menjadi model populer yang banyak digunakan pada hunian rumah minimalis.

Secara estetika, atap berbentuk datar juga membuat tampilan keseluruhan rumah menjadi lebih menarik. Jenis bahan yang dapat digunakan pada atap datar adalah bahan beton, genteng datar, atau baja ringan

Berikut adalah beberapa kelebihan menggunakan atap datar:

  • Membuat tampilan rumah menjadi lebih modern dan elegan
  • Pemasangan yang lebih mudah daripada jenis lainnya
  • Memungkinkan untuk memanfaatkan atap rumah sebagai rooftop ruangan outdoor
  • Perawatannya lebih sederhana, karena dapat dibersihkan dengan mudah

Namun, jenis atap datar juga masih memiliki beberapa kekurangan sebagai berikut:

  • Meskipun perawatannya mudah, tetapi harus dilakukan lebih sering, karena sampah yang jatuh akan menetap jika tidak dibersihkan secara rutin
  • Risiko kebocoran yang lebih tinggi, karena air akan lebih lama tertahan di atap

3. Atap Miring

Atap jenis ini juga merupakan pilihan atap rumah minimalis yang masih banyak digunakan. Atap miring memiliki bentuk yang benar-benar miring, sehingga memiliki sisi yang lebih panjang dan lebih pendek.

Jenis atap ini cocok digunakan di daerah beriklim tropis karena kemampuannya yang baik dalam menahan paparan sinar matahari.

Berikut adalah beberapa kelebihan dari rumah minimalis atap miring:

  • Dapat mengalirkan air hujan dengan baik karena kemiringannya cukup curam
  • Memiliki sirkulasi udara yang baik karena terdapat rongga di antara plafon dan atap

Atap datar juga memiliki kekurangan yang harus diperhatikan, yaitu kemungkinan keretakan yang terjadi karena perubahan suhu secara drastis dan terus menerus. 

Selain itu, jika atap memiliki kemiringan yang lebih curam, maka membutuhkan material yang lebih banyak, sehingga akan membutuhkan biaya yang lebih besar.

4. Atap Kubah

Jika kubah biasanya identik dengan bangunan masjid, tetapi atap jenis ini juga dapat digunakan pada bangunan rumah minimalis. Tentunya, penggunaan atap kubah pada rumah akan membuatnya menjadi unik dan elegan.

Meskipun minimalis, atap kubah dapat mempengaruhi bentuk rumah menjadi lebih mewah. Model atap ini masih sering digunakan pada bangunan-bangunan kolosal. 

Beberapa keunggulan dari atap rumah minimalis berbentuk kubah adalah sebagai berikut:

  • Desainnya yang unik membuat tampilan rumah terlihat lebih megah bak istana
  • Lebih kuat dan tahan terhadap cuaca ekstrem
  • Model ini masih jarang digunakan, jadi akan membuat desain rumah Anda menjadi unik dan anti mainstream

Selain itu, beberapa kekurangan dari atap kubah adalah sebagai berikut:

  • Menggunakan material khusus, sehingga akan membutuhkan biaya yang cukup besar
  • Pemeliharaannya sulit dan susah untuk dibersihkan
  • Lebih rentan mengalami kerusakan jika terjadi bencana alam

5. Atap Perisai

Atap perisai adalah jenis atap rumah minimalis yang berbentuk limas seperti sebuah perisai. Penggunaan jenis atap ini memang sangat identik dengan desain rumah minimalis yang menjadikan tampilan rumah lebih sederhana namun unik.

Beberapa kelebihan dari penggunaan atap perisai adalah sebagai berikut:

  • Memiliki keseimbangan yang baik, sehingga tahan terhadap angin kencang dari berbagai arah
  • Ketika musim hujan, atap perisai dapat mengalirkan air dengan baik, sehingga mengurangi risiko kebocoran dan air menggenang
  • Tahan terhadap salju, sehingga cocok digunakan pada daerah dengan 4 musim
  • Memungkinkan untuk memanfaatkan bagian ruang bawah atap sebagai loteng

Sebaliknya, ada beberapa kekurangan yang harus Anda perhatikan sebagai berikut:

  • Pemasangannya cukup sulit, karena derajat kemiringan antar sisinya harus presisi agar seimbang
  • Desainnya yang kompleks membuat biaya pemasangannya juga lebih mahal

6. Atap Lengkung

Seperti namanya, atap jenis ini berbentuk lengkung pada bagian atas. Artinya, atap lengkung tidak memiliki sudut lancip di tengahnya.

Jenis atap ini biasanya menggunakan bahan-bahan seperti kayu, galvalum, spandek, fiber, dan bahan lainnya yang memungkinkan untuk dipasang secara melengkung.

Beberapa kelebihan dari penggunaan atap lengkung adalah sebagai berikut:

  • Pada pemilihan material yang standar, biaya yang dikeluarkan akan lebih murah daripada jenis atap lainnya
  • Jenis atap ini masih jarang digunakan, sehingga akan terlihat lebih unik
  • Biaya maintenance lebih rendah dibandingkan model atap lainnya

Selain itu, kekurangan yang harus diperhatikan pada atap lengkung terdapat pada pemasangan rangkanya. Pada pemilihan rangka yang salah, atap ini rentan mengalami kebocoran dan kerusakan

7. Atap Tiga Trap

Jika Anda menginginkan desain atap rumah minimalis namun memiliki tampilan yang unik dan estetik, atap 3 trap adalah pilihan yang tepat untuk Anda.

Seperti namanya, atap jenis ini memiliki tiga trap yang terdiri dari bagian depan, tengah, dan belakang. Ketiganya biasanya memiliki kemiringan yang sama.

Model atap rumah minimalis 3 trap dapat membuat tampilan rumah menjadi lebih luas karena memiliki tiga bagian atap.

Biasanya, atap jenis ini menggunakan material keramik atau genteng beton. Pemilihan material tersebut dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Jika Anda mencari material berkualitas untuk atap rumah minimalis Anda, kami mempunyai produk yang tepat untuk Anda.

Kami menyediakan lisplang polos dan motif kayu yang lolos uji kelayakan konstruksi. Kunjungi website Adimas untuk informasi lebih lanjut!

Rekomendasi Artikel Terkait