Plat Lantai, Jenis, Ukuran, dan Tips Untuk Memilihnya

Terakhir Diperbarui: 21 February 2024
Penulis:
Dilihat:
Daftar Isi

Plat lantai atau floor plate adalah elemen struktur dalam konstruksi bangunan yang berfungsi sebagai struktur yang mendasari sebuah bangunan sebelum ubin dengan 4 jenis utama yaitu berbahan logam, kayu, keramik, dan beton. Memilih plat lantai harus dengan hati-hati dan memperhatikan beberapa faktor seperti faktor lingkungan, jenis plat, dan biaya.

Plat lantai adalah elemen terpenting dalam suatu bangunan, khususnya pada bangunan bertingkat. Plat lantai ini telah dibuat dengan sedimikian rupa dan berbagai pertimbangan mulai dari komponen pembangunnya hingga cara pemasangannya.

Melalui artikel ini, kami membahas definisi plat lantai, panduan ukurannya, beberapa jenis, hingga tips memilih plat lantai untuk kebutuhan Anda.

Definisi Plat Lantai

Plat lantai atau floor plate adalah elemen struktur dalam konstruksi bangunan yang berfungsi sebagai struktur yang mendasari sebuah bangunan sebelum ubin. Struktur ini biasanya terbuat dari beton bertulang atau baja, tergantung pada kebutuhan desain dan konstruksi bangunan. 

Umumnya struktur bangunan ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu balok dan panel. Balok digunakan untuk membawa beban dan mendistribusikan beban ke kolom dan dinding penahan beban. Ubin kemudian diletakkan di atas balok dan menjadi permukaan lantai. Lapisan ini biasanya cukup tebal untuk menahan beban yang diletakkan di atasnya, dan juga dapat berfungsi sebagai atap di bawah lantai bangunan di atasnya. 

Jenis Plat Lantai

Ada beberapa jenis plat lantai yang biasa digunakan dalam konstruksi rumah, setiap jenisnya memiliki kelebihan dan kekurangan yang dapat disesuaikan:

1. Plat lantai beton cor

Jenis plat lantai beton cor adalah jenis yang paling umum digunakan dalam konstruksi rumah. Lembaran beton tuang dibuat dengan menuangkan beton di atas bekisting yang dipasang sebelumnya. Ubin lantai yang terbuat dari beton cor dapat menahan beban yang sangat tinggi dan dapat dengan mudah diletakkan dalam berbagai ukuran dan bentuk.

2. Plat lantai prategang

Plat lantai prategang adalah jenis plat yang diperkuat dengan kabel atau batang baja pratekan (prategang) sebelum beton dituang. Ubin lantai pratekan lebih kuat dan lebih ringan dari ubin beton cor. Jenis plat lantai ini sering digunakan pada gedung-gedung tinggi dengan bentang besar, seperti gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, atau gedung industri.

3. Plat lantai kayu

Ubin kayu adalah panel lantai kayu yang banyak digunakan pada bangunan kayu atau rumah dengan lantai atas. Pemasangan ubin kayu cepat dan mudah, juga memberikan tampilan ruangan yang lebih alami.

4. Plat dasar logam

Jenis plat lantai logam adalah panel lantai yang terbuat dari baja atau aluminium. Panel lantai logam sangat kuat dan tahan lama dan biasanya digunakan pada bangunan struktur baja bertingkat. Genteng jenis ini juga lebih ringan dibandingkan genteng beton cor, sehingga beban pada bangunan dapat dikurangi.

4. Plat dasar keramik

Jenis ini merupakan jenis yang biasa digunakan dalam struktur beton bertulang. Ubin keramik memiliki kelebihan yaitu mudah dibersihkan, tetapi tidak sekuat dan tahan lama seperti ubin beton cor atau pratekan.

Pilihan jenis material lantai tergantung pada kebutuhan dan desain bangunan, serta faktor-faktor seperti beban yang akan dipikul, anggaran, dan preferensi estetika. 

Baca juga: Ring Balk: Definisi, Ukuran, Detail, Fungsi dan Jenisnya

Ukuran Plat Lantai 

Besar kecilnya ukuran plat lantai tergantung pada beberapa faktor seperti beban yang akan dipikul, bentuk dan luas ruangan serta desain bangunan. Namun pada umumnya, ukuran floor plate adalah lebar 1,2-3,5 meter dan panjang 3-12 meter.

Ketebalan plat lantai juga bervariasi tergantung material yang digunakan dan beban yang akan dibawa. Pada umumnya jenis lantai beton tuang memiliki tebal 10-25 cm, sedangkan jenis prategang biasanya setebal 15-30 cm.

Namun, ukuran dan ketebalan harus ditentukan dengan perhitungan statis yang benar agar dapat menahan beban yang dimaksudkan dengan aman dan efektif. Oleh karena itu, sebelum memilih ukuran dan jenis floor plate yang akan digunakan, diperlukan perhitungan statis yang cermat oleh surveyor atau insinyur struktur untuk memastikan bahwa ubin dapat menahan beban desain tanpa merusak bangunan.  

Tips Memilih Plat Lantai

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih plat lantai yang tepat untuk kebutuhan bangunan Anda:

1. Perhatikan biaya yang dibutuhkan

Pastikan plate yang Anda gunakan akan menahan beban yang diinginkan dengan aman dan efektif. Periksa beban yang dirancang untuk didukung oleh panel, termasuk berat struktur, furnitur, dan orang-orang di atasnya.

2. Pilih jenis yang benar

Terdapat berbagai jenis plat lantai yang tersedia termasuk jenis beton cor dan jenis prategang. Pilihlah jenis yang tepat untuk kebutuhan Anda berdasarkan faktor-faktor seperti beban yang dapat Anda dukung, bentuk dan ukuran ruangan, serta anggaran yang tersedia.

3. Pertimbangkan daya tahan dan kekuatan

Pastikan daya tahan dan kekuatan yang Anda pilih cukup awet untuk menahan beban yang diinginkan dan tahan lama. Perhatikan faktor-faktor seperti ketebalan ubin, kualitas bahan, dan perawatan yang diperlukan.

4. Perhatikan faktor lingkungan

Saat memilih jenis floor plate, pertimbangkan faktor lingkungan seperti kelembapan dan suhu. Pastikan ubin yang Anda pilih sesuai untuk lingkungan situs.

5. Hubungi ahlinya

Jika Anda ragu memilih ubin yang tepat, konsultasikan dengan ahli atau insinyur yang berpengalaman sehingga Anda dapat memilih ubin yang tepat untuk kebutuhan bangunan Anda.

Dengan mempertimbangkan tips di atas, Anda dapat memilih jenis plat lantai yang sesuai dengan kebutuhan konstruksi Anda dan akan memikul beban dengan aman dan efisien. 

Penyebab Plat Lantai Rusak

Sebuah penyebab kerusakan dari plat
Sumber: Pinterest

Berikut adalah beberapa alasan umum yang dapat menyebabkan plat lantai rusak atau mengalami penurunan kualitas:

1. Kelebihan muatan atau beban

Tegangan yang melebihi kapasitas ubin dapat menyebabkan retak, bengkok, atau bahkan runtuhnya ubin.

2. Pemasangan yang salah

Pemasangan yang tidak tepat, termasuk misalignment atau kurangnya dukungan antara panel dan rangka bangunan, dapat merusak lantai.

3. Karat

Karat pada tulangan yang digunakan pada pelat lantai dapat menyebabkan lantai melengkung atau bahkan runtuh.

4. Pemindahan tanah

Pergerakan tanah yang tidak terduga seperti gempa bumi atau tanah longsor dapat menyebabkan ubin retak atau runtuh.

5. Kurangnya pemeliharaan

Kurangnya perawatan atau perbaikan ubin dapat menyebabkan kerusakan serius pada ubin seiring waktu. 

6. Umur floor plate

Lantai yang cenderung telah lama dipakai dan terpapar cuaca dan lingkungan yang keras untuk waktu yang lama akan aus.

Untuk mencegah kerusakan ubin, penting untuk memastikan bahwa lantai dipasang dengan benar, dirawat, dan diperiksa secara teratur untuk kemungkinan kerusakan. Jika ditemukan kerusakan, segera lakukan perbaikan yang diperlukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. 

Baca juga: Struktur Kantilever, Jenis, Keunggulan dan Kekurangannya Pada Bangunan

Cara Merawat Plat Lantai

Namun jangan khawatir akan kerusakan plat lantai, Anda hanya perlu melakukan beberapa tips merawat plat lantai yang telah kami rangkum di bawah ini:

1. Bersihkan secara teratur

Bersihkan floor plate secara rutin untuk menghilangkan kotoran dan debu yang menempel di permukaan. Gunakan alat pembersih lembut yang tidak akan merusak permukaan papan.

2. Perbaikan

Segera perbaiki kerusakan kecil pada plat dasar seperti retakan atau deformasi. Kerusakan yang lebih besar dan selanjutnya lebih sulit untuk diperbaiki dapat dihindari dengan cara ini.

3. Lindungi dari goresan

Kenakan sepatu berdasar lembut dan jangan gunakan benda tajam di papan lantai untuk menghindari goresan atau kerusakan. 

4. Periksa tingkat kelembabannya

Periksa kelembapan di sekitarlatai dan pastikan ruangan tetap lembap. Kelembaban yang tinggi dapat menyebabkan korosi pada tulangan yang digunakan pada lantai.

5. Lakukan perawatan perlengkapan rutin

Lakukan perawatan tulangan secara rutin seperti membersihkan karat dan mencegah korosi menggunakan cat anti karat.

5. Periksa kualitas air

Pastikan air yang digunakan untuk mengaduk beton atau pengerasan lantai memiliki kualitas yang baik agar tidak merusak lantai.

Dengan perawatan yang tepat, lantai bisa bertahan lama dan berfungsi dengan baik. Ingatlah selalu untuk merawat plat lantai dan segera lakukan tindakan yang diperlukan jika terdapat kerusakan.

Dapatkan asbes rata untuk plafon dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau disini

Rekomendasi Artikel Terkait