Apa Itu Focal Point? 6 Contoh untuk Estetika Rumah

Published: 27 January 2023
Author:
Daftar Isi

Pernahkah Anda ketika masuk ruangan mata Anda terpaku pada suatu titik atau objek? Anda mungkin merasa terpesona dengan objek tersebut. Maka Anda sebenarnya telah memperhatikan focal point dari ruangan tersebut.

Focal point yang hadir pada ruangan akan menghadirkan kesan eye-catching dan memanjakan mata. Dari segi estetika, elemen ini cukup berpengaruh pada sebuah komposisi ruangan dan keseimbangan di dalamnya. 

Tujuan vocal point salah satunya adalah memberikan efek dramatis sehingga ruangan terlihat lebih hidup. Pada penjabaran kali ini, kami akan menghadirkan sebuah artikel mengenai elemen ini. Simak ya!

Apa itu Focal Point?

Kursi yang berada di tengah untuk visual yang lebih menarik.
(Foto: Unsplash)

Focal Point adalah elemen yang di mana visualnya lebih menarik perhatian daripada elemen lainnya. Elemen tersebut bisa berupa warna cat, plafon hingga ornamen lainnya. Mereka memberikan sentuhan estetik sesuai dengan konsep rumah yang dibangun. 

Apabila Anda sedang melakukan renovasi rumah, tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan elemen ini. Ruangan lama dan terkesan polosan akan menjadi lebih hidup dengan adanya perombakan dan penambahan focal point yang memikat.

Contoh Focal Point

Kami akan mengajak Anda untuk mengetahui beberapa contoh yang cocok menjadi bahan referensi rumah Anda.

1. Pintu sebagai Focal Point

Pintu bisa digunakan sebagai elemen menarik yang bisa Anda gunakan pada suatu ruangan. Biasanya, menariknya bisa terlihat dari cat pintu yang kontras, model, atau bisa juga efek yang ditimbulkan oleh pintu seperti efek doff atau matte. Pastikan ia sesuai dengan konsep rumah yang Anda bangun. 

2. Jendela sebagai Focal Point

Memiliki ruangan besar adalah kelebihan tersendiri untuk pemilik rumah. Namun, terkadang dengan ruangan sebesar itu pasti Anda berpikir apa saja furniture dan elemen yang harus dimasukkan. Memasang jendela besar yang cantik bisa adalah pilihan tepat untuk Anda. Selain itu pengemasan dan model jendela yang ciamik bisa membuat ruangan Anda menjadi hidup dan seimbang.

Satu pertimbangan seperti gelap terang juga harus diperhatikan. Cermatlah dalam penentuan letak lokasi, supaya jendela juga bisa menyalurkan udara dengan baik.

3. Ruang Open Plan

Beberapa arsitektur rumah, menggunakan konsep open plan untuk meningkatkan sebuah efisiensi dan memberikan kesan lapang. Memiliki ruang open plan ternyata memiliki sebuah tantangan tersendiri bagi pemilik rumah. Pasalnya, mereka akan melihat terdapat dua ruangan yang berbeda namun jika tidak bisa mengatur peletakan dan estetika nya akan terkesan berantakan.

Pemilik rumah harus bisa memiliki focal point yang tepat seperti penambahan elemen pada dinding atau memberikan hiasan di dinding yang sesuai

4. Lukisan sebagai Focal Point

Rumah yang menyisakan ruangan hasil dari sekat atau tembok akan membuat ia tampak kosong dan tidak menarik. Maka perlu adanya focal point yang menarik sehingga ketika mata melihat seperti lukisan. Lukisan mampu mengurangi kesan kosong dan mempercantik tampilan dinding di lorong atau bagian rumah yang terjepit dinding. 

lukisan sebagai focal point pada satu ruangan
Contoh lukisan sebagai focal point dalam satu ruangan (Foto: Unsplash)

5. Ruang Makan sebagai Focal Point

Penggunaannya itu luas, tak mencakup pada ruangan kosong atau ruangan lebar. Ruang makan akan menjadi lebih hidup jika pemilihan elemen menarik terpasang. Beberapa elemen yang pas untuk ruang makan adalah lampu gantung, lukisan atau dekorasi menjalar dari atas hingga bawah.

Konsep rumah bergaya industrial bisa mencoba dengan menambahkan lampu gantung dengan warna khas industrial yang tegas dan sesuai dengan elemen pendukungnya.

6. Ruang Tamu sebagai Focal Point 

Ruang tamu adalah bagian pertama kali orang lain melihat rumah kita. Supaya ruang tamu terlihat mencolok, tidak ada salahnya memberikan interior seperti lukisan, ornamen, atau lampu gantung yang memukau. Usahakan penempatan tersebut proporsional dan tidak mengganggu sisi fungsional dari ruang tamu sendiri.  

Baca juga:
Jenis dan Model Desain Plafon Rumah Terbaik
8 Jenis Model Dinding Rumah dan Tips Merawat yang Tepat

Tips Menentukan Focal Point 

Ruang makan yang memiliki pemandangan laut.
(Foto: Unsplash.com)

Sebenarnya tak ada aturan baku untuk menentukan focal point, hanya saja untuk melakukan Anda perlu melakukan mix and match. Cobalah untuk memadukan warna yang senada supaya hasilnya bagus. Hasil yang bagus ini terletak pada perpaduan warna pada dinding rumah sebagai pusat utamanya.

Dinding rumah berwarna gelap bisa diseimbangkan dengan sofa berwarna lebih terang Selanjutnya warna plafon bisa berwarna putih.

Selanjutnya, pilih ornamen atau dekorasi dinding seperti wall panel, lukisan, atau hiasan keramik untuk menambah estetika yang diinginkan. Jika rumah Anda didominasi dengan karakter tegas, maka bentuk elemen simetris dengan sudut yang jelas bisa Anda gunakan.

Rumah dengan komposisi seimbang serta focal point yang tepat akan membuat ruangan nyaman dipandang sehingga memiliki sifat timeless. Maksudnya adalah meskipun terjadi siang dan malam, ia masih tetap menarik perhatian. 

Contoh selanjutnya adalah menjadikan tempat tidur Anda lebih hidup dengan penambahan titik fokus. Salah satu cara menggunakannya adalah menambahkan sentuhan seni pada dinding headboard dan menjalar sampai ke plafon.

Namun, jika Anda menggunakan konsep rumah klasik, perpaduan karpet yang megah dengan palet warna yang sama, lampu lilin meja, dan chandelier di tengah ruangan akan menambah kesan mewah. Dengan demikian rumah Anda terlihat lebih hidup dan estetik.

Focal Point Sesuai dalam Ruangan

Berbicara mengenai focal point sebenarnya tidak ada batasnya. Kembali lagi, memang harus ada keseimbangan yang ada. Supaya penataan lebih mudah dan sisi fungsi ruangan masih tetap berjalan, Anda bisa menggunakannya maksimal tiga

Namun, jika ruangan kecil, alangkah baiknya gunakan dua focal point saja. Meskipun tidak ada aturan baku, namun kita juga harus menerapkan intuisi dan feeling dalam menentukkan keindahan ruangan. 

Kesimpulan

Focal point akan memberikan visual elemen lebih menarik perhatian daripada elemen lainnya. Elemen tersebut bisa berupa warna cat, plafon hingga ornamen lainnya. Beberapa dari pemilihan elemen titik fokus harus mempertimbangakan beberapa hal seperti cahay matahari yang masuk, ventilasi udara, dan langit-langit rumah. 

Tidak ada aturan baku dalam menentukan jumlah ideal focal point, hanya saja Anda perlu memperhatikan kesesuaian dan kecocokan antara satu sama lain. 

Sampai di sini pembahasan mengenai focal point sebagai penambah estetik interior ruangan, semoga artikel ini membantu Anda untuk memutuskan finishing yang tepat untuk hunian nyaman Anda. Semoga bermanfaat!

Adimas menyediakan pembelian produk asbes rata dengan beberapa variasi ukuran. Cek informasi detail dan ukuran pada halaman berikut ini.

Rekomendasi Artikel Terkait