Skylight: Pengertian, Kelebihan, dan Jenisnya

Terakhir Diperbarui: 6 May 2024
Penulis:
Dilihat:
Daftar Isi

Pada suatu bangunan, kaca merupakan salah satu bagian esesial yang biasa digunakan pada pintu dan jendela. Namun ada juga beberapa jenis kaca yang digunakan untuk atap. Salah satunya adalah kaca skylight. 

Skylight adalah sebuah atap kaca tembus pandang yang berfungsi sebagai sirkulasi cahaya matahari. Artikel ini akan menjelaskan mengenai apa itu kaca skylight beserta jenisnya dan kegunaannya. 

Pengertian Skylight 

Skylight adalah sebuah kaca yang dipasang sebagai panel atau ditempatkan di langit langit bangunan sebagai atap. Skylight umumnya merupakan sebuah atap yang berbahan kaca dan tidak bisa dibuka. Beberapa skylight umumnya ditempatkan pada langit-langit ruang tamu atau ruang belakang.

Tetapi pada beberapa model rumah minimalis, skylight juga bisa ditempatkan pada atap ruang tidur dan lain sebagainya. Skylight umumnya difungsikan untuk menyalurkan cahaya dan sinar matahari secara alami kedalam sebuah ruangan. 

Sehingga ruangan yang dipasang kaca skylight akan lebih terang dan menambah kesan estetika tersendiri pada ruangan itu. 

Umumnya skylight ditempatkan pada ruangan yang tinggi serta menjorok ke arah sinar matahari terbit atau tenggelam. 

Ada juga jenis skylight yang ditempatkan diatas dengan tujuan mendapatkan sinar dan cahaya matahari saat siang, yang dimana umumnya dipasang pada ruangan laundry untuk menjemur pakaian.

Skylight juga dapat digunakan untuk menjadi sarana untuk melihat langit pada malam hari, khususnya bagi anda yang memasang skylight pada ruang privat anda yang terletak di loteng atau di tempat tinggi di rumah anda.

Skylight juga cocok dipasang di ruangan sempit karena sinar matahari yang masuk melaluinya dapat memberikan kesan ruangan yang luas.

Untuk mengurangi panas matahari yang masuk secara berlebihan, skylight dapat dilapisi oleh lapisan pelindung khusus atau kaca ganda (double-glazed) juga dapat digunakan. Skylight yang baik harus dipasang dengan tepat dan dilengkapi dengan material yang kedap air.

Skylight umumnya dibuat dengan bahan yang tembus pandang seperti kaca, plastik, atau kristal. Bahan pembuatan tersebut juga tergantung pada fungsi dari skylight sesuai dengan preferensi pengguna.

Kelebihan skylight

Skylight dengan kaca
Contoh skylight dengan kaca (Sumber: Pexels.com)

Sebagai salah satu inovasi yang terbarukan dalam arsitektur bangunan, terutama bangunan yang termasuk tipe minimalis dan mengedepankan tema lingkungan yang umumnya mengedepankan nilai-nilai hemat energi dan dekat dengan alam. 

Berikut adalah kelebihan yang bisa anda dapatkan dari pemasangan skylight pada rumah atau bangunan anda. 

1. Memaksimalkan cahaya matahari yang masuk

Skylight dapat memaksimalkan cahaya matahari yang masuk. Cahaya matahari yang masuk akan dialirkan melalui starlight kepada ruangan yang dipasangi.  Jika tidak dapat memasang jendela pada suatu ruangan, anda dapat menggunakan skylight sebagai alternatifnya.

Hal ini dikarenakan skylight lebih sederhana jika dibandingkan oleh jendela dalam hal pemasangan. Pemasangan skylight juga akan membuat sebuah ruangan dapat memaksimalkan cahaya bulan di malam hari sehingga semakin hemat energi listrik.

2. Hemat energi

Skylight cocok untuk anda yang menginginkan sebuah ruangan dengan konsep hijau dan hemat energi. Adanya  skylight cocok dikarenakan anda dapat mengandalkan cahaya matahari dan bulan sebagai media penerangan ruangan. 

Sehingga, anda tidak perlu lagi menghidupkan lampu pada ruangan yang anda beri skylight setiap saat. Hal inilah yang membuat skylight juga dapat menghemat energi listrik pada bangunan anda.

3. Menambah nilai estetika pada bangunan

Skylight dapat menambah nilai seni dan estetika pada suatu ruangan. Beberapa skylight dibuat dengan bahan yang unik selain kaca, seperti kristal dan plastik.

Skylight berbahan plastik umumnya digunakan untuk ruangan kecil dan tidak begitu esensial dalam sebuah bangunan. Skylight jenis ini jauh lebih murah dan sederhana dibandingkan dengan skylight berbahan kaca atau kristal.

Sementara skylight berbahan kaca dan plastik digunakan untuk ruangan besar yang memiliki esensi penting dalam suatu bangunan. Pada skylight jenis ini akan ditambahkan beberapa dekorasi dan motif unik.

Dan juga harga dan biaya pemasangan skylight berbahan kaca atau kristal jauh lebih mahal daripada skylight berbahan plastik.

Dari bahan-bahan tersebut, skylight dibagi menjadi banyak jenis yang kegunaanya kurang lebih hampir sama, namun memiliki nilai estetika tersendiri.

Jenis skylight

Skylight: Pengertian, Kelebihan, dan Jenisnya

Pemilihan jenis skylight dapat disesuaikan dengan kebutuhan cahaya, fungsi ruangan, dan tampilan ruangan. Skylight tersedia dalam berbagai bentuk, seperti datar, pyramid, atau kubah dan penutupnya beragam, mulai dari polikarbonat hingga kaca bening.

Ada beberapa jenis skylight yang dapat ditemui pada suatu bangunan. jenis -jenis skylight ini juga berdasarkan pada kegunaan dan fungsinya. Berikut adalah jenis-jenis dari skylight.

1. Skylight tetap atau permanen

Atau sering disebut sebgai fixed skylight merupakan sebuah skylight yang tidak dapat diganti posisinya dan tidak bisa dibuka. Skylight tetap biasanya berukuran besar dan diletakkan pada ruangan yang besar.

Seperti contohnya pada loteng rumah suatu bangunan. Atau pada langit-langit mall dan stadion indoor. Skylight tetap umumnya terbuat dari kaca tebal yang agar kuat dan tidak mudah pecah. Dengan rangka yang terbuat dari besi, beton, atau baja. 

Beberapa restoran dan rumah mewah menggunakan ini sebagai dekorasi ruangan seperti ruang makan dan ruang keluarga. 

Skylight tetap juga berfungsi untuk memberikan kesan luas pada suatu ruangan, terutama ruangan yang tidak begitu luas seperti kamar dan lain sebagainya.

2. Skylight ventilasi

Atau disebut juga sebagai ventilated skylight, adalah jenis skylight yang juga berfungsi sebagai ventilasi udara dan juga jalur sirkulasi udara. Skylight ventilasi umumnya bersifat dapat dibuka dan ditutup seperti jendela pada umumnya.

Skylight jenis ini biasanya dipasang pada atap yang berbentuk miring. Seperti atap pada loteng rumah dan ruang bawah tanah. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menengok langsung kondisi atap rumah anda di bagian luar.

3. Skylight tabung

Atau dikenal dengan ventilasi tabung adalah sebuah ventilasi yang dibuat untuk memaksimalkan cahaya matahari yang masuk pada siang hari. Skylight tabung terdiri dari pipa kecil berdiameter sepuluh hingga lima belas inci dengan bentuk kubah di atasnya. 

Skylight ini biasa digunakan pada kebun atau gudang untuk sekadar memberikan penerangan pada ruangan gudang.  Skylight ini merupakan jenis terkecil dan paling mudah untuk dipasang. Umumnya berbahan dasar plastik atau mika.

Demikian informasi singkat mengenai skylight. Jadi, skylight membantu banyak bangunan, terutama dalam hal pencahayaan alami dari sinar matahari dan memberikan  suasana nyaman di dalam.

Skylight dapat menjadi bentuk desain yang menarik pada sebuah ruangan. Bentuk dan penempatan skylight yang tepat dapat menciptakan kesan modern, minimalis, atau justru bernuansa terbuka.

Skylight memerlukan perencanaan dan biaya pemasangan yang cukup tinggi, tetapi manfaat jangka panjang dari skylight dapat dirasakan, seperti menghemat uang, meningkatkan kesehatan, dan memiliki nilai estetika, membuatnya investasi yang berharga. 

Selain skylight, setiap rumah membutuhkan atap untuk berlindung dari panas matahari. Anda dapat menggunakan asbes gelombang sebagai atap rumah anda. Asbes adimas merupakan solusi terbaik dalam pemasangan dan penyedia asbes. Hubungi kami untuk layanan konsultasi terkait pemasangan asbes.

Rekomendasi Artikel Terkait